Review Aplikasi Shopee
Review Aplikasi Shopee
Sejarah Shopee
Pada tahun 2015, Shopee pertama kali diluncurkan di Singapura. Shopee pertama kali meluncur sebagai marketplace consumer to consumer (C2C). Namun kini mereka telah beralih ke model hibrid C2C dan business to consumer (B2C) semenjak meluncurkan Shopee Mall yang merupakan platform toko daring untuk brand ternama.
Pada tahun 2017, platform ini mencatat 80 juta unduhan aplikasi dengan lebih dari empat juta penjual dan lebih dari 180 juta produk aktif. Pada kuartal keempat tahun 2017, Shopee melaporkan nilai perdagangan bruto (GMV) sebesar US$1,6 miliar, naik 206 persen dari tahun sebelumnya. Shopee memiliki nilai total GMV pada tahun 2018 sebesar US$2,7 miliar, naik 153 persen dari tahun 2017.
Di Malaysia, Shopee menjadi portal perdagangan elektronik ke-3 yang paling banyak dikunjungi di Q4 2017, menggantikan Lelong dan melampaui peringkat Lazada sebagai aplikasi terbaik di Google Play dan iOS App store.
Demikian pula di kalangan konsumen di Indonesia, survei yang dilakukan pada bulan Desember 2017 oleh TheAsianParent mengungkapkan bahwa Shopee adalah platform belanja pilihan pertama bagi para ibu di Indonesia (73%), diikuti oleh Tokopedia (54%), Lazada (51%), dan Instagram (50 %).
Pada April 2020, Shopee Indonesia mulai mempromosikan penjualan makanan siap saji di platform Shopee. Program yang diberi nama ShopeeFOOD ini telah merekrut lebih dari 500 penjual makanan di wilayah Jakarta.
Review Aplikasi Shopee
Saat pertama kali kita membuka aplikasi Shopee, akan langsung disajikan fitur yang disediakan oleh shopee. biasanya terdapat baner informasi promo-promo yang sedang ada di Shopee, serta menampilkan pilihan-pilihan barang yang dengan harga yang bervariasi dan terjangkau.

Di aplikasi shopee, kita bisa membayar tagihan, pulsa, dan aktifitas lainnya yang mendukung kebutuhan kita. Shopee mempermudah pengguna untuk mencari produk dengan membagi-bagi kategori setiap barang. Shopee menawarkan berbagai promo, mulai gratis ongkir, diskon, hingga cashback.
Shopee juga menawarkan Shopee Pay Later dimana kita bisa membeli sebuah produk dengan menyicil menggunakan saldo shopee pay later, dimana shopee pay later ini juga membantu ya kalau kita lagi tidak ada uang tapi membutuhkan sesuatu. Terdapat fitur shopee pay juga agar kita bisa membayar tanpa repot-repot transfer melalui atm/minimarket, lalu terdapat fitur live chat dimana kita bisa berkonsultasi ke customer service jika ada masalah. Kita juga bisa menanyakan detail produk kepada penjual melalui fitur chat.
Shopee adalah e-commerce yang paling mudah saya pahami UI-nya, karena mudah dan rapih. Banyak diskon, promo, cashback, dan gratis ongkir. Tetapi terkadang aplikasi shopee suka lemot di jam-jam tertentu, mungkin karena banyak pengguna yang memakai aplikasi tersebut.


Komentar
Posting Komentar